Pada suatu siang yang cukup penuh melintaslah iklan di instagram yang membuatku ternganga yaitu JAMC live di Singapore! Dengan segala musyawarah dan perhitungan tentu harus diwujudkan! Sudah pasti dipikiranku "kapan lagi sedeket ini dia mampir?" Terakhir mereka ke Singapore 2012 (masih kuliah tentu belum punya uang)
Mungkin JAMC bukan salah satu band yang ku dengarkan dari lama selayaknya The Cure, The Strokes apalagi Green Day. Namun ini adalah satu band yang pertama mendengar lalu menjadi salah satu soundtrack kehidupan. Dimulai dari Between Planets karena waktu itu menyimak beberapa lagu yang dibagikan oleh Jimi Multhazam. Walau sebetulnya isi lagunya itu tidak jauh dari drugs dan tentu aku tidak relate namun bagiku dari lirik dan raungan gitar sangat dalam untuk mudah dinikmati. Setelah album Automatic barulah aku mencoba mendengarkan Darklands lalu Psychocandy (memang terbalik). Di Darklands ada satu lagu yang sangat dalam untukku yaitu "About You". Lagu ini jika ku dengarkan mentah-mentah pun sangat membuat hangat namun juga sedih dalam waktu bersamaan. Apalagi ketika melodi gitar masuk, sungguh dramatis buatku hahaha. There's something warm in the rain, in everything.
Yak cukup. Mari kita bahas konser nya ya! Di gelar di Esplanade Concert Hall yang membuatku terkagum-kagum dan sebetulnya tidak membayangkan jika harus menonton sambil duduk rapi (yang ternyata tidak, lagu pertama langsung berdiri). Sebelumnya experience untuk nonton indoor mentok di Teater Jakarta TIM . Jadi ini pengalaman sound dan lighting terbaik-terbaik. Pukul 18.00 berangkat dari Lavender tidak membutuhkan waktu cukup lama untuk sampai ke City Hall lalu berjalan sebentar untuk sampai ke Esplanade. Sambil menunggu, aku menikmati pertunjukan orchestra yang digelar di tengah ruangan setelah masuk. Setelah cukup gelisah untuk tidak mencoba memikiran "apakah sudah antri masuk ya" jadi ku putuskan untuk turun dan menuju pintu ke concert hall. Ternyata pintu belum buka tapi antrian merchandise sudah mengular. Cukup bimbang apakah aku harus melewatkan untuk tidak membelinya.. tapi sepertinya akan sangat menyesal. Berujung membeli kaos dengan gambar album Automatic. Selesai payment pintu sudah dibuka dan langsung masuk ke Concert Hall.
Tidak ada antrian dan dibantu diarahkan menuju kursi yang sudah di tiket. Aku dapat 4 baris dari depan dan cukup tengah tidak ku sangka benar-benar lurus dari microphone. Pukul 20.00 belum terlihat penuh, aku kira apakah memang peminatnya sedikit ya. Lalu tampillah Shye artis lokal dari Singapore yang aku kira dia hanya akan featuring di Sometimes Always ternyata dia tampil hampir 30 menit. Cukup dreamy dan sedikit noise yang lucu tapi shy. Manis dan keren sambil menikmati betapa bagusnya concert hall tersebut.
Ditutup dengan I Hate Rock n Roll. Sudah pasti semua penonton mulai meneriakan "we want more!" bahkan "fight for Jesus!" hahahaha. Munculah kembali mereka dengan membawakan Darklands, Taste of Cindy, lalu ditutup Reverence total 19 lagu. Mengantri keluar dengan ekspresi yang begitu bahagia dengan mbak-mbak stranger berkaos tour MBV disampingku mengutarakan padaku "that was a good show!" Tidak perlu bingung dan berdesakan untuk pulang, sangat kondusif langsung menuju City Hall untuk naik MRT ke Lavender yang mulai terlihat lengang. Ketika jalan dari Lavender ke Hotel aku sempat throwback bagaimana susahnya pulang dari konser Greenday. Tapi mau bagaimana lagi janganlah kamu banding-bandingkan yang sudah tau jawabannya haha. Pengalaman menonton konser terbaik-terbaik dari segala aspek plus ini JAMC!!!!!!!! The coolest band i ever saw!!!!!!!!!!!
1. Akhirnya mendengar dan menyaksikan langsung raungan gitar William Reid!
Setelah aku amati memang elemen penting yg membuat aku menikmati perfomance live adalah mendengarkan langsung riff-riff gitar itu. Riff simple namun sangat mengena itulah yg aku dapatkan dari Will, kayak ga usah banyak omong cukup satu kalimat tapi tidak bisa dilupakan!
Yak dua lagu favorit yang selalu aku search di youtube untuk mencari tau ini kalo live gimana sih. Between Planets terhitung kadang dibawain kadang enggak, makanya super happy kemarin dibawain! Dan seperti yang kuceritakan diatas kalo lagu ini aku mengetahuinya dari Jimi dan aku sungguh tidak menyangka Jimi and fam duduk di row depanku. Sehingga lengkaplah memoriku menyaksikan band kesukaan, lagu kesukaan, dibelakang orang yang menginfluence-nya. Tapi sungguh aku tidak mempunyai kesempatan untuk menyampaikannya langsung ke Jimi onthespot karena merasa aneh hahaha cukuplah ini menjadi memoriku kala itu. Kalo happy when it rains, soundtrack kehidupan, ah sungguh aku hanya ternganga ga nyangka bisa lihat secara langsung. Tapi aku tidak menangis kali ini wqwq, bener-bener kagum! Again, The coolest band i ever saw! Panutan!
Sepanjang pengamatan, dengan jam mulai yang terbilang cukup sore, banyak penonton yang terlihat masih menggunakan baju kerjanya, ada beberapa yang membawa jaket tapi mostly mereka yang datangnya mepet di 20.30. Kalo di indonesia kayaknya masih disempetin bawa kaos tp disini kayaknya ga peduli ya, yang penting proper toh di indoor dan ber AC yg cukup dingin sekali. Penonton indonesia beberapa cukup terdeteksi dengan beberapa muka jawir (sepertiku) apalagi ketika antri merchandise dan menggunakan kartu2 indonesia hahaha. Ga cukup banyak yg dress up walaupun ya ada.
Salah satu band yang akan aku tonton ulang dan ulang jika aku diberi kesempatan lagi. Semoga kalian selalu akur ya! LOVE JAMC! Panutan!

No comments:
Post a Comment